1. Cek Kondisi Oli
Melakukan pengecekan oli adalah hal yang penting dalam perawatan sepeda motor. Cek juga apakah terjadi kebocoran pada wada penampung oli. Jika kadar oli berkurang, hal tersebut sangan berbahaya. Tidak hanya volumenya saja, pengecekan kondisi dari warnanya juga penting. Oli yang berwarna kehitaman dan encer sebaiknya segera diganti sudah tidak mampu melumasi dengan baik.
2. Cek Kondisi Aki
Tidak hanya oli, pengecekan kondisi aki juga penting bagi kelistrikan. Usia aki pada motor idealnya adalah 2 tahun. Lebih dari 2 tahun, kondisi aki motor umumnya sudah menurun dan sebaiknya diganti aki motor baru yang sesuai seperti yang sebelumnya digunakan.
3. Cek Kondisi Rantai
Rantai dan roda gigi tidak sesederhana CVT belt matic. Untuk mencegah terjadinya permasalahan pada rantai serta roda gigi, sebaiknya melakukan perawatan atau rajin mengecek bagian rantai apakah terdapat kelonggaran serta bagian yang bolong, agar bisa segera diganti jika ada kerusakan.
4. Merawat Filter Kaburator
Filter kaburator memiliki fungsi dalam sistem pengabutan dimana terjadinya proses pemasukan bahan bakar kedalam silinder pada mesin motor. Filter kaburator harus terjaga dengan baik agar mesin motor bebek dapat berfungsi dengan normal. Untuk membersihkan filter kaburator cukup dengan menggunakan kompresor angin dan lakukan pengecekan tiap servis/ganti oli.
5. Perhatikan Kualitas Busi
Busi berfungsi sebagai pemantik api untuk nyala mesin. maklum, kebanyakan motor bebek masih menggunakan kick starter disamping elektrik starter. Sama seperti aki, jika sudah 2 tahun ke atas kondisi busi sudah tidak prima lagi. Meski umumnya masih berfungsi, namun tenaganya sudah menurun. Ada baiknya busi motor bebek diganti secara rutin tiap 2 tahun.






